Istri Anggota Polisi Polrestabes Surabaya Tersangka Penipuan Investasi Bodong

By Team Gerbang 13 Sep 2017, 22:51:11 WIBPengadilan Negeri Surabaya

Istri Anggota Polisi Polrestabes Surabaya Tersangka Penipuan Investasi Bodong

Surabaya_Gerbangnews.com

Sidang kedua tentang kasus penipuan investasi bodong dengan terdakwa Putri Duwitasari kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) jalan Arjuno Surabaya, Rabu (13/09/2017).

Saat di hadapan majelis hakim yang dipimpin Jihad Arkanudin. Saksi pertama Safira menjelaskan," Saya tidak pernah mengenal terdakwa Putri Duwitasari, saya hanya mengenal Novita Rindra Firmanti, karena dia yang mengajak berinvestasi dengan janji akan mendapat keuntungan dua kali lipat sehingga saya tergiur mengikutinya, tandasnya. 

Masih Safira," Dalam investasi itu dirinya selama dua minggu sudah mentransfer uang kepada Novita sebanyak 440.000.000,(Empat Ratus Empat Puluh Juta Rupiah) dengan cara mentransfer sebanyak lima kali mulai dari 50 juta hingga 100 juta. Saya sudah melaporkan kejadian ini ke Mapolrestabes Surabaya dan saat ini kasusnya sedang di tangani oleh pihak kepolisian karena Novita telah melanggar janjinya. Saat saya menagih uang ke Novita, dia bilang dirinya sedang kena tipu sama terdakwa Putri Duwitasari, jelasnya.

Adapun saksi kedua yakni Nilam Maharani, dalam kesaksiannya nilam mengaku," saya sudah lama mengenal terdakwa Putri sewaktu masih duduk di bangku SMA, ujarnya.

Dalam kesaksiannya kepada Hakim Ketua menegaskan," Saya tidak di rugikan secara materil oleh terdakwa, namun terdakwa telah merusak nama baik perusahaan saya karena saat melakukan penipuan itu terdakwa mengatasnamakan usaha Trevel untuk menipu teman saya agar mau berinvestasi, jelasnya.

Terdakwa tidak pernah kerja sama dengan saya, namun terdakwa telah menggunakan nama travel milik saya untuk mencari uang dan menipu teman-teman saya tanpa sepengetahuan saya selaku pemilik usaha, bebernya.

Saya baru mengetahui hal ini setelah ada laporan dari salah satu korban yang datang menemui dan menceritakan tentang investasi ini kepada saya. Terdakwa melakukan penipuan itu tidak menggunakan surat resmi maupun invoice dari perusahaan travel milik saya, melainka terdakwa hanya menggunakan aplikasi Whatsapp dengan cara chatting, imbuhnya.

Sementara itu, terdakwa Putri Duwitasari mengakui kalau dirinya memang melakukan penipuan dengan modus tanam investasi.

Jadi sebenarnya awalnya saya juga korban penipuan senilai 350 juta oleh Fatmawati pengusaha mebel dekat rumah. Saya tertipu senilai 350 juta. Yang 150 juta uang saya dan yang 200 juta uang ibu saya dan uang saudara,” katanya.

Akhirnya saya memutuskan untuk hutang 200 Juta kepada Novita. Namun bunganya 15 persen setiap 3 hari sekali. Akhirnya saya terlilit hutang hingga muncul ide untuk melakukan investasi modal usaha yang sebenarnya bukan milik saya. Tapi untuk yang pengadaan ibu-ibu bhayangkara, saya tidak pernah bilang seperti itu, dan saya mengaku sebagai seorang istri anggota Kepolisian dan saat ini masih bertugas di Mapolrestabes Surabaya, tambahnya.




Reporter : Basori
Editor     : Syaiful

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Gerbang News

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Berita Apa Yang Anda Sukai?
  Korupsi
  Kriminal

Komentar Terakhir

  • OBAT KUAT VIAGRA

    Beritanya bagus nih kawan saya sangat suka sekalai. index:jualviagraasliusa.com ...

    View Article
  • Viagra JAKARTA

    Awak media yang propesional dong jangan asal komen cek dulu kebenarannya ya bro baru ...

    View Article
  • Viagra Asli

    Nice info gan.. ...

    View Article
  • drones

    Helicopters can be mounted with a camera. There are many uses for such devices. They ...

    View Article